Ketakutan
dengan CCTV mengingatkan kita pada pengawasan Allah
|
B
|
ernas.id.
Setiap perusahaan atau perkantoran atau apa saja membutuhkan kinerja pegawai
yang baik. Bukan hanya di perkantoran, di sekolah-sekolah pun banyak yang sudah
memasang kamera CCTV. Tujuannya adalah untuk dapat mengontrol semua kegiatan
pegawainya. Bahkan mungkin untuk mengetahui kecurangan dan keasalahan yang
terjadi di kantor atau perusahaan. Semakin canggihnya kamera CCTV, seorang
pimpinan mampu mengontrolnya hanya melalui handphone (hp) androidnya.
Tidak semua orang dapat bekerja dengan baik melalui
pantauan kamera tersembunyi. Ada yang merasa tidak nyaman dengan pengawasan
itu. Sampai-sampai ada yang stres, tidak senang dengan keadaan, merasa diawasi
dan sulit konsentrasi. Sebenarnya kita tak perlu merasakan hal tersebut. Yuk
kita ikuti tips nyaman kerja meski ada kamera yang selalu mengintai gerak-gerik
kita.
- Bekerjalah dengan ikhlash dan
niatkan sebagai ibadah. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW dalam buku
hadits Arba’in karya Imam Nawawi Bab 1. Innamal a’maalu binniyaat. Bahwa setiap amal perbuatan itu
tergantung pada niatnya. Wainnama
likullimri in Manawa. Dan tiap-tiap orang dilihat sebagaimana apa yang
ia niatkan.
- Bekerjalah kamu karena sesungguhnya
Allah dan Rasul serta orang-orang yang beriman diantara kamu yang akan
menilai. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat Attaubah :
105 yang artinya: Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah
dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan
kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan
yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu
kerjakan.”
- Jadikanlah CCTV Allah Swt lebih
canggih dari merek apapun. Dan pengawasan Allah bersifat hidden, tak terlihat. Yaitu Malaikat
yang selalu mencatat amal kebaikannya di bahu kanan dan kiri, inilah CCTV
tercanggih didunia.
Ada tiga bentuk pengawasan Allah SWT. Yang pertama adalah pengawasan
langsung, kata Allah dalam Qs. Almujadilah:7 bahwasanya Allah teramat dekat
dengan kita. Dan pada ayat yang lain Allah SWT menegaskan bahwa sesungguhnya
Allah itu lebih dekat dari urat leher kita.
Yang kedua Allah mengawasi kita
melalui malaikat-Nya, sebagaimana arti dari Qs Al-Qaf: 17 berikut ini “ketika dua orang malaikat mencatat amal
perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah
kiri.” Dan yang
ketiga Allah akan mengawasi kita melalui diri kita sendiri. Kenapa? Karena
kita akan dimintai pertanggung jawaban apapun yang sudah kita lakukan selama
kita berada dimuka bumi.
Untuk itu, marilah membiasakan diri bekerja sesuai
tupoksi kita masing-masing, jangan takut jika bos kita memasang mata-mata atau yang
lebih canggih dari semua itu. Jika kita sudah terbiasa dengan kerja
profesional, insya Allah kita akan merasa nyaman meski tersorot kamera
pengintai. Selamat mencoba!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar